Laman

Senin, 28 Maret 2011

Dibalik Pencurian Password Facebook

Aduuuuhhhh!!! Facebook-ku dijebol orang, chip poker ku di ambil hacker sialan. Pernahkah anda mengalami seperti itu? Saya sendiri pernah merasakan bagaimana sakitnya akun facebook saya dijebol orang, chip poker saya hilang diambil orang, dan status facebook saya di update dengan kata-kata yang tidak pantas. Pertanyaan yang sering timbul dari orang-orang disekitar saya “Bagaimana cara mendapatkan password email orang lain?”

Sebenarnya dibalik pencurian password tersebut ada beberapa hal yang bisa dimengerti. Beberapa diantaranya tidak membutuhkan keahlian khusus. Berikut adalah cara-cara yang paling umum dan paling sering digunakan :

[1]. Social Engineering

Social Engineering adalah nama suatu tehnik pengumpulan informasi dengan memanfaatkan celah psikologi korban. Atau mungkin boleh juga dikatakan sebagai “penipuan” Sosial Engineering membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian agar sang korban tidak curiga. Kita dituntut untuk kreatif dan mampu berpikiran seperti sang korban.

Social Engineering merupakan seni “memaksa” orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai dengan harapan atau keinginan anda. Tentu saja “pemaksaan” yang dilakukan tidak secara terang-terangan atau diluar tingkah laku normal yang biasa dilakukan sang korban. Manusia cenderung untuk percaya atau mudah terpengaruh terhadap orang yang memiliki nama besar, pernah (atau sedang berusaha) memberikan pertolongan, dan memiliki kata-kata atau penampilan yang meyakinkan. Hal ini sering dimanfaatkan pelaku social engineering untuk menjerat korbannya. Seringkali sang pelaku membuat suatu kondisi agar kita memiliki semacam ketergantungan kepadanya.Ya, tanpa kita sadari dia mengkondisikan kita dalam suatu masalah dan membuat ( seolah – olah hanya ) dialah yang bisa mengatasi masalah itu. Dengan demikian,tentu kita akan cenderung untuk menuruti apa yang dia instruksikan tanpa merasa curiga.

Sosial Engineering adakalanya menjadi ancaman serius. Memang sepertinya tidak ada kaitan dengan teknologi, namun sosial engineering tetap layak diwaspadai karena bisa berakibat fatal bagi sistem anda. Tanya kenapa?? Karena bagaimanapun juga suatu komputer tetap saja tidak bisa lepas dari manusia. Tidak ada satu sistem komputerpun di muka bumi ini yang bisa lepas dari campur tangan manusia. sehebat apapun pertahanan anda, jika anda sudah dikuasai oleh attacker melalui social engineering, maka bisa jadi anda sendirilah yang membukakan jalan masuk bagi sang attacker.

[2]. KeyLogger

Ini adalah software yang dapat merekam aktivitas user. Hasil dari rekaman tersebut kemudian disimpan dalam bentuk teks atau gambar di dalam daftar yang tidak terdeteksi oleh mata kita. Key logger ini bekerja merekam terhadap ketukan keyboard yang anda ketik. Cara yang satu ini saya pernah mencobanya di dalam laptop saya. Sangat mudah untuk mendapatkan software ini. Eits…tapi jangan takut dulu. Sebenarnya ada kok tips buat terhindar dari serangan maut key logger. Cara aman untuk menghindari keyloger itu adalah:

1. Gunakan password dengan karakter special seperti !@#$%^&*(){}[]. Keylogger akan mengabaikan karakter-karakter tersebut . Sehingga sang pemasang keylogger akan mendapatkan hasil rekaman yang salah.

2. Persiapkan password dari rumah, simpan dalam bentuk teks. Saat ingin memasukkan password, tingal copy-paste ajah. Keyloger akan membaca password anda berdasarkan ketukan keyboard. Namun cara ini agak beresiko. Mengapa? karena saat anda melakukan copy, data anda akan tersimpan di clipboard. Saat ini banyak dijumpai software-software gratis yang bisa menampilkan data dalam clipboard.

3. Untuk memastikan bahwa komputer tersebut telah dipasangi keylogger atau tidak, setelah anda menghidupkan komputer, pada halaman utama komputer. Tekan ctrl+alt+F7/F8. Jika setelah anda menekan tombol tersebut mendapatkan sebuah menu loggin (masukkan pass) maka komputer itu telah dipasang keylogger. Tetapi jika tidak memberikan reaksi apa-apa, berarti komputer itu aman dari keylogger

[3]. Web Spoofing

Inti dari tehnik ini ialah dengan memanfaatkan kesalahan user saat mengetikkan alamat situs pada address bar. Web Spoofing adalah usaha untuk menipu korban agar mengira dia sedang mengakses suatu situs tertentu, padahal bukan. Masih ingat kasus pecurian Account sejumlah nasabah Bank BCA? Ya, itulah salah satu contoh nyata dari Web spoofing.

[4]. Menghadang Email

Menghadang email? Ya, dan sangat mudah untuk melakukan hal ini. Salah satu cara adalah dengan menggunakan mailsnarf yang terdapat pada utility dsniff. Cara kerja Mailsnarf adalah dengan menghadang paket data yang lewat di Internet dan menyusunnya menjadi suatu email utuh.

Dsniff dan mailsnift merupakan software bekerja atas dasar WinPcap (setara dengan libcap pada Linux) yaitu suatu library yang menangkap paket-paket data. Paket-paket yang ditangkap ini akan disimpan dalam bentuk file oleh Windump, sedangkan Dsniff dan MailSnarf bertindak lebih jauh lagi yaitu menganalisa paket-paket data ini dan menampilkan password (dsniff) atau isi email (mailsnarf).

[5]. Password Cracking

“Hacking while sleeping.” itulah ungkapan yang biasa dipakai oleh orang-orang yang melakukan password cracking. Mengapa? Karena pada umumnya dibutuhkan waktu yang lama untuk melakukan pasword cracking. Bisa berjam-jam, bahkan berhari – hari! Semua itu tergantung dari target, apakah sang target menggunakan password yang umum, password memiliki panjang karakter yang tidak biasa, atau password memiliki kombinasi dengan karakter-karakter special.

Salah satu software yang biasa digunakan untuk melakukan hal ini ialah dengan mengunakan Brutus, salah satu jenis software remote password cracker yang cukup terkenal. Brutus bekerja dengan teknik dictionary attack atau bruce-force attack terhadap port-port http, POP3,ftp, telnet, dan NetBIOS.

Dictionary Attack bekerja dengan mencobakan kata-kata yang ada dalam kamus password. Sedangkan brute – force attack bekerja dengan mencobakan semua kombinasi huruf, angka, atau karakter.

Brute Force Atack bekerja sangat lambat dan membutuhkan waktu yang lama tergantung dari jenis spesifikasi komputernya dan panjang karakter passwordnya. Saat ini telah banyak situs yang menutup akses terhadap akses terhadap usaha login yang secara terus-menerus tidak berhasil.

[6]. Menjadi Proxy Server

Kita bisa mengumpulkan informasi dengan menjadi proxy server bagi korban untuk dapat berselancar. Dengan menjadi proxy server, seluruh identitas sang peselancar bisa menjadi milik kita.

[7]. Googling

Google.com. Banyak sudah situs yang runtuh, password dan nomor – nomor kartu kredit yang dicuri akibat dari ulah orang yang menyalahgunaan kesaktiannya Dahulu, hal ini mudah dilakukan.Hanya dengan mengetikkan kata kunci tertentu yang berkaitan dengan user name dan password, anda bisa memanen ratusan password user melalui google. Tapi sekarang tampaknya anda harus gigit jari jika menggunakan cara diatas :D

Jangan sedih dulu karena Google baru saja menelurkan produk barunya, yaitu Google Code Search. Ancaman baru mulai timbul, “si pintar” ini kini dapat meng-crawl hingga kepada archive file yang berada di public directory web server. Hati-hati yang punya kebiasaan untuk menyimpan informasi penting di dalamnya (password, dan info berharga lainnya) Sebaiknya mulai sekarang kebiasaan itu dihilangkan. Selalu proteksi folder-folder yang sensitif agar situs anda bisa hidup lebih lama. Kalo nggak… yach.. tunggu ajah ada orang yang memanfaatkan produk baru google ini untuk mengeruk informasi sensitif dari web server anda. dan jika itu sudah terjadi… maka bersiaplah.. “taman bermain” anda akan diambil alih olehnya.

Itulah beberapa gambaran dibalik kedok dari pencurian password email. Semoga bisa bermanfaat …dan tetap waspada gan!!!

0 comments:

Posting Komentar